10 Hal yang Menggugurkan Siksa di Akhirat

2:48:00 PM Edit Artikel



Allah SWT, berfirman :
Katakanlah: hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni
dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

( Q.S. alZumar. 53)
Qadlil- Qudlaat Al-Allamah Shodruddin Ali bin Ali bin Muhammad bin Abil Iz l-Hanafi menjelaskan, bahwa setelah meneliti secara seksama dalam Al- Quran dan al-Hadits ada sepuluh hal yang dapat menggugurkan siksa Allah di akhirat :
1.      TAUBAT
Taubat dalam arti berhenti dari perbuatan dosa, menyesali, dan tidak mengulangi lagi dapat

menggugurkan siksa Allah bahkan bisa mendapatkan sorga.(Q.S. Maryam : 59-60)
2.      ISTIGHFAR
Artinya membaca astaghfirullah al adzim sebanyak-banyak nya. (Aku mohon ampun  epadamu ya Allah yang maha agung. Allah tidak akan menyiksa mereka, sedangkan mereka memohon ampun). ( Q.S. al-Anfal : 33)
3.      KEBAJIKAN
Artinya berbuat kebajikan akan menghapus kejelekan yang diperbuat sebelumnya. (Q.S. Hud : 114)
4.      MUSIBAH
Terkena musibah waktu di dunia, baik itu menimpa diri, harta atau keluarganya dapat  engurangi dosa dan siksa Allah. (H.R. Muttafaq Alaih)
5.      SIKSA KUBUR
Siksa kubur akan meringankan siksa nanti di akhirat, karena itu merupakan bentuk siksa awal sebelum ada vonis di padang mahsyar.
6.      SIKSA DI HARI KIAMAT
Karena orang yang terkena siksa di hari kiamat akan mengurangi siksa nanti di akhirat.
7.      SYAFAAT
Artinya pertolongan dari hamba Allah yang mendapat lesensi dari Allah untuk memberi syafaat kepada yang lain. Seperti syafaat Nabi Muhammad kepada umatnya,dll.
8.      AMPUNAN
Artinya Allah akan memberi ampunan kepada orang yang dikehendaki walau tanpa syafaat orang lain. ( Q.S. al-Nisa : 48)
9.      DOA KAUM MUSLIMIN
Doa seorang muslim dapat mengurang siksa muslim yang lain, baik yang di doakan itu masih hidup atau sudah mati.(al-Hasyr : 10)
10.   HADIAH
Ahli sunnah sepakat bahwa seorang muslim yang sudah wafat dapat mengambil manfaat dari pahala sadaqah, bacaan orang yang masih hidup, haji dan lainnya.( Syarh al-Aqidah al-Thohawiyah : 511517)
Previous
Next Post »
Show comments